3 Tahun Kemudian..


Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa-bumi yang menghantam Jogyakarta dan sebagian Jawa Tengah pada tanggal 27 Mei 2006 adalah berkekuatan 5,9 skala Richter. Titik pusatnya dideteksi sekitar 37 kilometer sebelah selatan Kota Jogyakarta, pada titik 8.24 derajat lintang selatan dan 110.43 derajat bujur timur, pada kedalaman 33.000 meter. Gempa ini merupakan akibat dari pergerakan lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang menujam dengan kecepatan cukup tinggi, rata-rata 5-7 meter per tahun. Daerah Jogyakarta dan sekitarnya terletak pada lintasan patahan yang memang rawan gempa. Dua daerah yang paling parah menderita akibat gempa tanggal 27 Mei 2006, yakni Kabupaten Bantul di Jogyakarta dan Kabupaten Klaten di Jawa Tengah, tepat berada pada lintasan garis patahan Sesar Opak (Opak Creek), salah satu formasi geologis terpenting di daratan Pulau Jawa.
(sumber: http://insist.or.id/index.php?lang=id&page=article&artid=14)



Dan setelah 3 tahun berlalu, masih nampak sisa-sisa kenangan akan peristiwa tersebut.

Rumah bantuan untuk tinggal sementara dulu..



Bekas ruang depan rumah kakek, tempat aku tumbuh besar sampai umur 12 tahun..



Ditenda bantuan Palang Merah Indonesia & Bulan Sabit Merah Indonesia inilah tempat saya tinggal pasca gempa..



Bekas tungku masak yg dipergunakan Nenek dulu..



Nampak tiang penyangga teras rumah orangtua saya dulu yg tidak terpakai sekarang..



Rumah tetangga saya, salah satu contoh rumah yg masih dalam tahap renovasi..



Rumah orangtua saya sekarang, tampak samping kanan..



Rumah orangtua saya, tampak samping kiri..



Terimakasih atas semua pihak yg telah membantu meringankan beban kami semuanya. Terimakasih banyak..


Salam,

Ricoh Sanusi

Blogged with Flock

Tags: , , , ,

About Ricoh Sanusi

panggil saya Ricoh, Sanusi bukan nama keluarga

Posted on Mei 27, 2009, in foto foto. Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. Cobaan selalu ada hikmahnya yah.
    Anda pun membuka hati saya hari ini.
    thx

    bener mas, semua peristiwa selalu ada hikmahnya.
    terimakasih komentarnya,🙂

  2. rumahku juga cho …,

    ya dengan mengingat musibah tersebut semoga ingatan kita kembali padaNya

    kemarin pas pulang, pur. jadi sempet ambil foto2 tadi..

  3. 2nd chance of life.
    ico -> saksi hidup yang sempet ngumpet dibawah dipan tempat tidur.

    pas kejadian gw blm bangun, langsung gdubrakan nyari kunci pintu luar, adek gw malah lagi mandi, ampir keluar gak pake apa2 (cowo, jangan ngeres dl) ^^.
    ada cerita lucu juga walopun banyak sedihnya.

    ‘mengenang 3 th gempa jogja’

    bener An, saya diberi kesempetan hidup untuk yg kedua..
    Thanks An, bantuannya dulu..🙂


  4. speechles…

    kenapa, gan?

  5. alhamdulillah omahku gak papa,,tapi campur aduk juga pas lihat keadaan saat itu..omahmu alhamdulillah masih ada sedikit sisa puing2nya coh..omahe bulek+simbahku ng PYG hancur lebur total jadi ya..bisa dibayangin lah

    semua ada hikmahnya…

    rumahku dari ruang tengah samapi teras depan rubuh total. tersisa dapur & kamar mandi saja yg utuh waktu itu..

  6. si icho pny pengalaman ga bakal terlupakan hari itu…

    ga lupa & ga bakal bisa lupa kayaknya..

  7. waktu itu aku masih tidur2 ayam di kos. tiba2 goyang2 gak jelas kasurnya (kupikir hantu loh), taunya gempa. tadinya kukira gunung merapi meletus.

    bis tu langunsg ikut KKN Gempa, dan pemandangan di blog ini mirip dengan desa yang aku kunjungi di Dusun Bendo, Desa Wukirsari, Kec. Imogiri, Bantul.

    oh, 3 taun yang lalu…

    berjiwa sosial sekali anda. mantap gan..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: